Lompat ke isi
UBI SUMEDANG UBI SUMEDANG Gudang Ubi Madu Mang Bagja
Catatan dari gudang

Kenapa Harga Ubi Cilembu Naik Turun

harga ubi cilembu naik turun

Pertanyaan yang paling sering masuk ke kami bukan “berapa harganya”, melainkan “kok bulan lalu tidak segini”.

Wajar. Kalau Anda menjual ulang, harga yang berubah artinya margin Anda ikut berubah, sementara harga jual Anda ke pelanggan biasanya sudah terlanjur dipatok. Jadi ada baiknya Anda tahu apa yang menggerakkannya.

Ubi cilembu bukan tanaman sepanjang tahun

Ini akar dari hampir semua perubahan harga.

Petani di daerah Cilembu dan sekitarnya umumnya menanam sekitar April atau Mei, di lahan bekas panen padi, saat tanah mulai kering. Dari tanam sampai panen butuh sekitar empat sampai enam bulan tergantung jenis dan kondisi lahan.

Artinya pasokan datang bergelombang, bukan mengalir rata. Ada masa panen raya di mana barang melimpah, dan ada masa di antara panen di mana barang tipis. Saat tipis itulah harga naik — bukan karena ada yang menahan barang, tapi karena memang tidak ada.

Hujan menentukan banyak hal

Pertanian di daerah asalnya sangat bergantung hujan. Tidak ada irigasi besar yang bisa diandalkan.

Hujan yang terlalu banyak di masa yang salah bisa membuat ubi lebih berair. Kemarau yang terlalu panjang bisa membuat umbinya kecil-kecil. Keduanya berpengaruh ke berapa banyak ubi yang masuk kelas besar dan berapa yang masuk kelas kecil.

Dan karena kelas besar dan kecil harganya beda, perubahan cuaca beberapa bulan lalu bisa muncul sebagai perubahan harga hari ini.

Jenis ubinya juga berpengaruh

Dulu jenis nirkum yang paling dicari. Tapi nirkum termasuk rewel: dia maunya lahan tertentu, di waktu tertentu, biasanya bekas sawah menjelang kemarau.

Karena itu banyak petani beralih ke jenis rancing, yang lebih mudah ditanam dan bisa mengikuti bekas tanaman lain. Pergeseran ini terjadi bertahap selama bertahun-tahun, dan ikut memengaruhi berapa banyak barang yang tersedia di pasar pada waktu tertentu.

Yang bisa Anda lakukan

Tiga hal, dan semuanya sederhana.

Jangan mengunci harga jual terlalu lama. Kalau Anda menjanjikan harga tetap ke pelanggan selama tiga bulan, Anda menanggung sendiri risiko yang tidak Anda kendalikan.

Pesan rutin, bukan mendadak. Pemasok mana pun akan lebih dulu melayani pembeli yang setiap minggu datang daripada yang muncul cuma saat sedang ramai. Saat barang tipis, urutan itu yang menentukan siapa kebagian.

Tanyakan kondisi panen, bukan cuma harga. Untuk patokan pembelian saat ini, lihat juga halaman harga dan ukuran ubi Cilembu. Pemasok yang benar-benar dekat dengan petani biasanya tahu beberapa minggu lebih awal kalau pasokan akan menipis. Informasi itu jauh lebih berharga daripada selisih dua ratus rupiah per kilo.


Kalau Anda mau tahu kondisi pasokan minggu ini, tanyakan saja. Kami jawab apa adanya, termasuk kalau sedang tipis.

Butuh ubi Cilembu dalam jumlah besar?

Sebutkan kota tujuan dan perkiraan jumlahnya, kami balas dengan harga sekalian ongkos kirimnya.

Hubungi Kami Lihat Harga